Oleh: Kanaidi, SE, M.Si.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Profil Perusahaan
4.1.1 Jenis-Jenis Pelayanan PT Pos Indonesia (Persero) PT Pos Indonesia (Persero)
sebagai salah satu entitas bisnis adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah koordinasi Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor : 24 tahun 1984 yang dijabarkan lebih lanjut sekaligus perubahan status dari Perusahaan Umum (Perum) ke Perseroaan Terbatas (PT) dengan Akte Notaris Sutjipto tanggal 20 Juni 1995. PT Pos Indonesia (Persero) dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 37 Tahun 1985 Pasal 8 (2) memiliki berbagai jenis pelayanan yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pemerintah, antara lain meliputi pelayanan pokok, (yaitu pelayanan yang mencakup pengiriman suratpos, paketpos, weselpos, dan pelayanan giro dan cekpos), pelayanan tambahan, pelayanan khusus, dan pelayanan keagenan.
Khusus pelayanan pengiriman suratpos merujuk kepada Keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) Nomor : 96/Dirut/2000 dan disempurnakan dengan Keputusan Direksi PT Pos Indonesia Nomor : KD 49/Dirut/0701 tanggal 09 Juli 2001 tentang penyederhanaan produk dalam negeri dijabarkan lagi menjadi sebagai berikut :
hal 67
Informasi Training
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
a. Pelayanan Inti :
Terdiri dari 3 (tiga) tingkat layanan, yaitu :
1. Layanan Standar
Layanan Standar adalah layanan yang harus ada dan wajib disediakan di seluruh Kantorpos. Misalnya : Suratpos Biasa dan Surat Tercatat/Terdaftar.
2. Layanan Prioritas.
Layanan Prioritas adalah layanan yang hanya disediakan oleh Kantorpos tertentu yang mendapat prioritas penanganan dan atribut-atribut tertentu. Misalnya : Surat Kilat dan Surat Kilat Khusus.
3. Layanan Perlakuan Khusus (Customized).
Layanan Perlakuan Khusus (Customized) adalah layanan yang dapat dinegosiasikan dengan pelanggan dan dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Misalnya : Kiriman Pemilu.
b. Produk Pengembangan :
Produk Pengembangan adalah pengembangan dari produk inti dengan kriteria bahwa layanan masih terkait dengan layanan pada produk inti. Misalnya : Layanan Hibrid Mail
c. Produk Perluasan :
Produk Perluasan adalah pengembangan dari produk pengembangan dengan kriteria bahwa layanan tersebut terkait maupun tidak terkait dengan kompetensi inti Perusahaan. Misalnya : Wasantara Net dan Waralaba Pos.
hal 68
Daftar Isi
hal 69
Judul tesis:
PENGARUH KINERJA KUALITAS PELAYANAN (SERVICE QUALITY) TERHADAP LOYALITAS PENGGUNA JASA EXPRESS MAIL SERVICE DI WILAYAH POS BANDUNG RAYA (DENGAN PENDEKATAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT/QFD) - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005
DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya... |
Perhatian: Silakan copy artikel-artikel dalam web ini. Yang kami inginkan hanyalah anda memberi credit pada website ini dengan menyebutkan asal artikel dan penulisnya...