Oleh: Kanaidi, SE, M.Si.
3.5.2. Rancangan Analisis Data dengan Uji Hipotesis
Untuk mengetahui pengaruh antar variabel kinerja kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan jasa Express Mail Service (EMS) di wilayah pos Bandung raya digunakan analisis jalur (path analysis), (Nirwana SK Sitepu, 1994:15).
Dalam penelitian ini yang akan dianalisis adalah variabel independen atau dimensi-dimensi kualitas layanan EMS X (X1, X2, . X5) dan variabel dependen, yaitu loyalitas pelanggan Y. Pengujian yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh variabel X terhadap Y baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan memperhatikan karakteristik variabel yang akan diuji, maka uji statistik yang akan digunakan adalah melalui perhitungan regresi dan korelasi untuk kedua variabel.
Menurut Kerlinger, N. Fred (Terjemahan Landung R. Simatupang, 1990: 990) dinyatakan bahwa analisis jalur (path analysis) adalah suatu bentuk terapan dari analisis multi regresi dan digunakan untuk membantu konseptualisasi masalah atau menguji hipotesis yang kompleks sehingga dapat dihitung pengaruh langsung dan tidak langsung dari variable-variabel bebas terhadap variable terikat. Pengaruh-pengaruh itu tercermin dalam apa yang disebut koefisien jalur (path coefficients) yang sesungguhnya ialah koefisien regresi yang telah dibakukan (beta, ß).
Sebelum mengambil kesimpulan mengenai hubungan kausal dalam analisis jalur, terlebih dahulu dilakukan uji keberartian (signifikansi) untuk setiap koefisien jalur yang telah dihitung. Untuk menentukan besarnya pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya, skala pengukuran pada variabel-variabel tersebut harus sekurang-kurangnya interval.
hal 61
Informasi Training
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Dalam penelitian ini kedua variabel, yaitu kualitas pelayanan (Xi) dan loyalitas pelanggan jasa EMS (Y) yang memiliki tingkat pengukuran ordinal harus diubah menjadi interval dengan transformasi data melalui metode interval berurutan (Method of Successive Interval atau MSI).
Penghitungan koefisien jalur dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Gambarkan diagram jalur untuk hubungan antara variabel secara lengkap, diagram jalur ini mencerminkan hipotesis konseptual yang diajukan sehingga tampak dengan jelas variabel penyebab dan variabel akibat.
2. Menghitung koefisien korelasi sederhana.
3. Menghitung matriks invers korelasi.
4. Menghitung koefisien jalur.
5. Menghitung besarnya pengaruh suatu variabel penyebab terhadap variabel akibat. Untuk pengujian hipotesis digunakan model, yaitu :
hal 62
Daftar Isi
hal 63
Judul tesis:
PENGARUH KINERJA KUALITAS PELAYANAN (SERVICE QUALITY) TERHADAP LOYALITAS PENGGUNA JASA EXPRESS MAIL SERVICE DI WILAYAH POS BANDUNG RAYA (DENGAN PENDEKATAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT/QFD) - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005
DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya... |
Perhatian: Silakan copy artikel-artikel dalam web ini. Yang kami inginkan hanyalah anda memberi credit pada website ini dengan menyebutkan asal artikel dan penulisnya...