Halaman 47 dan 48 Tesis Kanaidi, SE, M.Si.

Oleh: Kanaidi, SE, M.Si.

(Persero) yang dipublikasikan atau tidak dipublikasikan yang berkaitan dengan kebijakan yang diambil perusahaan.

3.4.1 Metode Pengolahan Data

Dalam suatu penelitian data memiliki kedudukan yang penting karena data merupakan penggambaran variabel-variabel yang diteliti dan berfungsi sebagai alat pembuktian hipotesis. Dengan demikian benar tidaknya data sangat menentukan hasil penelitian.

Sifat penelitian ini deskriptif dimana proses analisis data mengikuti beberapa tahapan, mulai dari pengumpulan data, menyimpan data, hingga interpretasi hasil. Setelah proses pengumpulan data selesai, selanjutnya dilakukan penyiapan data. Tahap-tahap ini meliputi editing data, yaitu mencermati setiap kuesioner dan mentabulasikan masing-masing jawaban ke dalam spread sheet.

Kuesioner sebagai salah satu instrumen pengumpulan data merupakan penjabaran dari indikator variabel. Sebelum digunakan untuk mengumpulkan data di lapangan, kuesioner yang akan digunakan terlebih dahulu diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya. Validitas menunjukan sejauhmana instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur, sedangkan reliabilitas menunjukan kepada sejauhmana instrumen pengukur dapat dipercaya atau dihandalkan (Sugiyono, 1998:97; Masri Singarimbun dkk, 1995:124 - 140; Uma Sekaran, 2000:197 - 210).

Pengujian instrumen dilakukan terhadap 30 responden pengguna jasa Express Mail Service (EMS) di wilayah pos Bandung raya yang dipilih secara acak (Harun Al-  

hal 47

Informasi Training

 

 

Best Practices of Cost Reduction and Cost Control

Strategic Planning for Non Profit 

Pelatihan Pajak Penghasilan Pegawai 

How to Read and Understand Financial Statements

Financial Statement Fraud: Prevention and Detection

Finance and Acconting for Non-Financial Managers

 

 

Pelatihan Why People Buy: Discover the Science of Buying 

Pelatihan Selling with Emotional Intelligence

Pelatihan Exceptional Service – Exceptional Profit

Pelatihan Marketing Metrics

Pelatihan the Secrets for Selling to the Subconscious Mind

Pelatihan Customer Service Skills

Pelatihan How to Deliver Exceptional Service

Pelatihan Professional Secretary Basic

Pelatihan Professional Secretary Advanced

 

 

Pelatihan Crisis Management

Pelatihan Managing Emotions Under Pressure

Pelatihan The Ultimate Supervisor 

Pelatihan Charismatic Leadership

Pelatihan The Science of Influence

Pelatihan Effective Decision Making

Pelatihan Appreciative Leadership

Pelatihan The First 90 Days

Pelatihan The Art of Leadership

Pelatihan Assertive Leadership Skills

Pelatihan Executive Coaching yang Efektif dan Sukses

Pelatihan How to Lead a Team

Pelatihan Transformational Leadership

Pelatihan Leadership Coaching

Pelatihan Making the Transition from Staff to Supervisor

 

Pelatihan Basic Leadership Skills

Advanced Leadership Skill

 

 

 

Pelatihan Difficult Conversation

Pelatihan Communication Skills

Pelatihan Body Language: How to Speed-Reading People

 

 

Pelatihan How to Communicate with Tact and Professionalism

 

 

 

 

Appreciative Inquiry for Change Management 

Strategic Human Resource Management 

Competency based Human Resource Management 

Pelatihan EQ Interview

Pelatihan How to Bargain & Negotiate 

Pelatihan Best Practices for Personnel/HR Assistant

How to deal with unacceptable behavior

Effective Succession Planning

Pelatihan Contract Drafting and Negotiation Skills

 

 

Managing Your Boss

Pelatihan Getting Things Done

Pelatihan Kiat dan Strategi Persiapan Pensiun

Pelatihan DNA of Success

Pelatihan How to Get Ideas

Pengendalian Kinerja Berbasis Malcolm Baldridge Criteria

Rasyid, tehnik penarikan sampel dan penyusunan skala, 2001). Setelah instrumen ternyata valid dan realiable, maka barulah dapat digunakan untuk mengumpulkan data di lapangan.

3.4.1.1 Uji Validitas

Sebelum pengumpulan data dilakukan, maka perlu dilakukan uji coba instrumen terlebih dahulu guna mengetahui tingkat validitas dan reliabilitasnya. Dari hasil uji validitas dan reliabilitas, maka dapat diketahui apakah instrumen tersebut layak atau tidak untuk digunakan.

Pengujian validitas instrumen dilakukan dengan teknik analisis item instrumen, yaitu dilakukan dengan mengkorelasikan masing-masing pertanyaan dengan jumlah skor untuk masing-masing variabel. Secara statistik angka korelasi yang diperoleh harus dibandingkan dengan angka kritik tabel korelasi nilai r. Teknik korelasi yang digunakan adalah teknik korelasi Product Moment (Djamaludin Ancok dalam Masri dan Sofyan, 1995:137) dengan rumus sebagai berikut: 

r= n ? XY - (? X) (?Y) / V{n ? X2 - (? X ) 2}{n ? Y2 - (? Y ) 2}  

Dimana:

r = Koefisien validitas item yang dicari

X = Skor yang diperoleh dari subyek dalam tiap item

Y = Skor total item instrument

? X = Jumlah skor dari distribusi X  

hal 48
Daftar Isi
hal 49

Judul tesis:

PENGARUH KINERJA KUALITAS PELAYANAN (SERVICE QUALITY) TERHADAP LOYALITAS PENGGUNA JASA EXPRESS MAIL SERVICE DI WILAYAH POS BANDUNG RAYA (DENGAN PENDEKATAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT/QFD) - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005

Kanaidi, SE, M.Si. adalah Dosen Politeknik Pos Indonesia dan Peneliti Marketing. Anda bisa lihat profilnya di sini

 

DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...


Perhatian: Silakan copy artikel-artikel dalam web ini. Yang kami inginkan hanyalah anda memberi credit pada website ini dengan menyebutkan asal artikel dan penulisnya...