Halaman 17 dan 18 Tesis Kanaidi, SE, M.Si.

Oleh: Kanaidi, SE, M.Si.

memanfaatkan jasa EMS yang ditawarkan, dan kemampuan dalam menanamkan kepercayaan pelanggan terhadap PT Pos Indonesia.

4. Empathy yaitu perhatian secara individual yang diberikan PT Pos Indonesia kepada pelanggan EMS, seperti kemudahan untuk menghubungi perusahaan, kemampuan karyawan untuk berkomunikasi dengan pelanggan, dan usaha perusahaan untuk memahami keinginan dan kebutuhan pelanggan.

5. Tangibles yaitu meliputi penampilan fasilitas fisik seperti gedung Kantorpos dan ruangan front office, tersedianya tempat parkir, kebersihan, kerapian dan kenyamanan ruangan, kelengkapan peralatan komunikasi dan penampilan karyawan.

Kinerja kualitas pelayanan yang dapat memuaskan pelanggan memainkan peranan sangat penting bagi penyelenggara jasa. Seperti yang dicontohkan oleh Lovelock (2002) terjemahan Agus Widyantoro, 2005 : 103), sebuah penelitian pada Retail Banking menunjukan bahwa 42% konsumen yang puas secara penuh akan lebih loyal daripada konsumen yang puas hanya biasa-biasa saja.

Lovelock (2002) terjemahan Agus Widyantoro (2005 :103-104) mengatakan bahwa kepuasan pelanggan biasanya dapat diukur dengan 5 skala (likert semantic rating), dimana skor 1 adalah sangat tidak puas, 2 adalah tidak puas, 3 adalah cukup puas, 4 adalah puas, dan skor 5 apabila pelanggan merasa sangat puas. Jika konsumen berada pada satisfaction rating skor 1-3 dapat mengakibatkan pelanggan sangat mudah untuk berpindah pada jasa sejenis lain, dan apabila konsumen berada pada rating 4 yang...  

hal 17

Informasi Training

 

 

Best Practices of Cost Reduction and Cost Control

Strategic Planning for Non Profit 

Pelatihan Pajak Penghasilan Pegawai 

How to Read and Understand Financial Statements

Financial Statement Fraud: Prevention and Detection

Finance and Acconting for Non-Financial Managers

 

 

Pelatihan Why People Buy: Discover the Science of Buying 

Pelatihan Selling with Emotional Intelligence

Pelatihan Exceptional Service – Exceptional Profit

Pelatihan Marketing Metrics

Pelatihan the Secrets for Selling to the Subconscious Mind

Pelatihan Customer Service Skills

Pelatihan How to Deliver Exceptional Service

Pelatihan Professional Secretary Basic

Pelatihan Professional Secretary Advanced

 

 

Pelatihan Crisis Management

Pelatihan Managing Emotions Under Pressure

Pelatihan The Ultimate Supervisor 

Pelatihan Charismatic Leadership

Pelatihan The Science of Influence

Pelatihan Effective Decision Making

Pelatihan Appreciative Leadership

Pelatihan The First 90 Days

Pelatihan The Art of Leadership

Pelatihan Assertive Leadership Skills

Pelatihan Executive Coaching yang Efektif dan Sukses

Pelatihan How to Lead a Team

Pelatihan Transformational Leadership

Pelatihan Leadership Coaching

Pelatihan Making the Transition from Staff to Supervisor

 

Pelatihan Basic Leadership Skills

Advanced Leadership Skill

 

 

 

Pelatihan Difficult Conversation

Pelatihan Communication Skills

Pelatihan Body Language: How to Speed-Reading People

 

 

Pelatihan How to Communicate with Tact and Professionalism

 

 

 

 

Appreciative Inquiry for Change Management 

Strategic Human Resource Management 

Competency based Human Resource Management 

Pelatihan EQ Interview

Pelatihan How to Bargain & Negotiate 

Pelatihan Best Practices for Personnel/HR Assistant

How to deal with unacceptable behavior

Effective Succession Planning

Pelatihan Contract Drafting and Negotiation Skills

 

 

Managing Your Boss

Pelatihan Getting Things Done

Pelatihan Kiat dan Strategi Persiapan Pensiun

Pelatihan DNA of Success

Pelatihan How to Get Ideas

Pengendalian Kinerja Berbasis Malcolm Baldridge Criteria

sekedar puas cenderung loyal namun masih dapat dipengaruhi oleh jasa pesaing lain dan tidak memberikan rekomendasi kepada orang lain. Hanya kensumen dengan satisfaction rating 5 sajalah yang benar-benar loyal dan paling banyak memberikan rekomendasi kepada pihak lain.

Kelompok yang sangat puas ini disebut delighted customer atau diistilahkan Lovelock sebagai Apostle (diterjemahkan=Rasul), yang akan bertindak sebagai pemasar karena mereka senang memberikan kabar baik bagi perusahaan dengan rasa tulus dan tanpa meminta komisi. Rekomendasi mereka kepada pihak lain umumnya jauh lebih efektif dari upaya penjualan yang dilakukan oleh tenaga salesman atau tehnik pemasaran lainnya. Lebih lanjut dalam gambaran berikut diperlihatkan mengenai pelayanan jasa yang diterima pelanggan (perceived service) dan pelayanan jasa yang diharapkan (expected service) dengan masing-masing dimensi dalam kaitannya dengan loyalitas pelanggan.

hal 18
Daftar Isi
hal 19

Judul tesis:

PENGARUH KINERJA KUALITAS PELAYANAN (SERVICE QUALITY) TERHADAP LOYALITAS PENGGUNA JASA EXPRESS MAIL SERVICE DI WILAYAH POS BANDUNG RAYA (DENGAN PENDEKATAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT/QFD) - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005

Kanaidi, SE, M.Si. adalah Dosen Politeknik Pos Indonesia dan Peneliti Marketing. Anda bisa lihat profilnya di sini

 

DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...


Perhatian: Silakan copy artikel-artikel dalam web ini. Yang kami inginkan hanyalah anda memberi credit pada website ini dengan menyebutkan asal artikel dan penulisnya...